Skip to main content

Seperti Apa Produk Terbaru Lifepharm?


Lifepharm International (PT. LP Gobal Network) meluncurkan produk terbarunya bernama Lamiderm pada Sabtu (6/8/16) bertempat di Discovery Hotel Ancol, Jakarta Utara. Kurang lebih 1000 orang ikut serta dalam acara ini. Mereka merupakan delegasi dari 5 negara yaitu Malaysia, Brunei, Filipina, dan Korea. Sedangkan Indonesia sendiri bertindak sebagai tuan rumah. 

Peluncuran produk terbaru ini dibingkai dalam acara Seminar Motivasi yang diisi oleh motivator penyandang gelar #1 Achivement Motivator, Haryanto Kandani. Di dalamnya terdapat Talkshow oleh scientist USA, Dr. Edward Andujar, MD.


Sebelumnya, Lifepharm telah sukses dengan produk Lamine dan Omega 3+. masing-masing diluncurkan pada tahun 2013 dan 2015. Keduanya mendapatkan respon yang positif di pasaran. Terbukti pada peluncuran produk pertamanya telah diliput olehAmerican Health Journal karena dianggap sebagai salah satu terobosan terbaru di dunia kesehatan. 


Respon positif juga disebabkan lantaran produknya telah terdaftar di Physician Desk Reference (PDR). PDR sendiri merupakan  buku resmi yang digunakan oleh dokter di Amerika untuk rujukan resep obat maupun suplemen yang diberikan kepada para pasien mereka dan telah digunakan oleh lebih dari 60.000 dokter di Amerika setiap harinya.


Dalam acara Press Conference,  Dr. Edward menjelaskan bahwa produknya memiliki perbedaan dibanding produk lainnya. "Produk kami mengandung Omega 639, vitamin K2 dan kandungan lainnya yang bagus untuk menyembuhkan masalah kolesterol. Selain itu tidak ada efek samping," ucapnya.


Ia juga menuturkan terkait fokus pemasaran yang berorientasi di Indonesia. "Indonesia merupakan negara yang besar dan potensial bagi pemasaran produk kami".


Sementara itu, Presiden Lifepharm Asia Pasific Budy Hartono mengungkapkan "Dalam menghadapi pasar, kami memasang target setinggi-tingginya meskipun perekonomian sedang melambat namun networking kami tetap tumbuh".
Hamdan Syamsudin

Comments

Popular posts from this blog

Tips Ngeblog "How To" Dari Pakar Marketing

Seorang pakar marketing bernama Neil Patel membagi tips kepada para penulis blogger bagaimana cara membuat artikel How To dengan mudah dan mendapat banyak pembaca.   Halo Semua Pada video kali ini gua mau sharing tips menulis artikel How-To atau dalam artikel berbahasa Indonesia biasanya diawali dengan kata Cara. Contohnya yang sering banget kita temui di internet yaitu :   Cara membuat kue nastar Cara meningkatkan jumlah follower Cara menjadi orang kaya tapi ga kerja Cara melupakan mantan !!! Opss kalo yang satu ini kayaknya gua berat deh.   Nah bagi kalian yang mau belajar nulis artikel, maka video ini tepat untuk melatih kemampuan kalian. Gua pun juga masih belajar nulis. So, melalui video ini yuuk kita sama-zama belajar.       Pertama Buat tulisanmu seperti sebuah percakapan   Menggunakan kata 'kamu' atau 'kalian' dan 'aku' atau 'gue' terkesan lebih akrab ketimbang 'anda' atau ...

Update Status Setelah 10 Hari Tidak Online, Akun Facebook Remaja Ini Mendadak Viral

Akun Facebook bernama Afi Nihaya Faradisa langsung kebanjiran komentar pujian. Pasalnya Afi menulis keluh kesahnya yang menginspirasi bagi para pengguna gadget. Tulisan tersebut ia posting setelah sepuluh hari melepaskan ketergantungannya pada perangkat cerdas yang selama ini mempengaruhi pikirannya pada hal-hal yang negatif. Afi merupakan seorang remaja yang masih duduk di bangku SMA Negeri 1 Gambiran Banyuwangi. Sekitar pukul 17:47 WIB kemarin, Kamis, 8 Desember 2016 ia menuangkan hasil renungan itu di status Facebook miliknya. Hingga berita ini diterbitkan, tercatat sebanyak 5,9 ribu likes disertai emoticon, 3,8 ribu share, dan 848 komentar telah meramaikan status Afi. Berikut tulisan yang menarik perhatian ribuan netizen dikutip dari postingannya di Facebook. Aku pernah mematikan total hapeku selama 10 hari. Selama itu, aku tidak berhubungan dengan dunia luar sama sekali. Hanya dari situ kau bisa mengamati apa yang gadget dan koneksi internet telah renggut sel...

Satgas Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Tuntaskan 32 Kasus

ekon.go.id Jakarta – Pemerintah ingin memastikan seluruh kebijakan ekonomi yang dikeluarkan berjalan baik dan lancar di lapangan. Kalau ada masalah yang berkaitan dengan kegiatan bisnisnya, terutama yang berkaitan dengan kebijakan dan peraturan pemerintah, pelaku usaha bisa mengadukan masalahnya kepada Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. “Satgas punya empat kelompok kerja (pokja). Khusus untuk penyelesaian kasus-kasus besar, kita akan arahkan untuk diselesaikan oleh Pokja IV yang dipimpin Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,” ujar Darmin, Jumat (26/8) di Jakarta. Sejak Satgas dibentuk, setidaknya sudah ada 70 kasus yang masuk. Dari berbagai kasus yang yang ditangani itu, 39 kasus di antaranya sudah berhasil diselesaikan. Sisanya, sebanyak 32 kasus direkomendasikan untuk diselesaikan di tingkat kementerian/lembaga, 4 kasus dilimpahkan ke Pokja II (Percepatan dan Penuntasan Regulas...